Showing posts with label inspiratif. Show all posts
Showing posts with label inspiratif. Show all posts

Wednesday, May 20, 2015

HIKMAH SAKIT

 
Setiap manusia pasti pernah mengalami sakit. Sakit merupakan sunnatullah, ketentuan dari Allah SWT yang ditimpakan pada umat manusia. Sakit dan musibah yang menimpa seorang mukmin pasti mengandung hikmah yang merupakan rahmat dari Allah SWT. Salah satu hikmah dari tertimpa sakitnya seorang mukmin adalah sebagai penebus dosa, sebagaimana telah disampaikan oleh Baginda Rosul Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam beberapa hadits.

Di antara hadits-hadits yang menjelaskan tentang hikmah tersebut antara lain:

Tuesday, May 12, 2015

HIDUPMU TERASA JENUH ?

Kisah inspirasi ini bercerita tentang seorang pria yang jenuh dengan kehidupan yang penuh ujian dan berniat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Ada hikmah yang bisa diambil dari kisah bunuh diri ini. Silakan disimak blogger!

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yg saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”

Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.”

“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.”

“Tidak Guru… Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” Tolak pria itu

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”

“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah diminum malam ini, setengah lagi

EVERY WOMAN IS WONDERFUL‍‍‍‍‌‌‌‌

Karena isteri, rezekimu bertambah.

Karena isteri, maka lahirlah zuriatmu.

Karena isteri, makan, pakaianmu dijaga.

Karena isteri, tenang hatimu.

Karena isteri, lembut pandangan matamu.