Showing posts with label menulis al-qur'an. Show all posts
Showing posts with label menulis al-qur'an. Show all posts

Friday, June 19, 2015

AL-QUR'AN BIL QOLAM

IQRO’ BIL QOLAM adalah revolusi meng-khatam-kan penulisan Al-Qur’an dengan menggggunakan metode follow the line (mengikuti garis). Dengan metode tersebut diharapkan siapa saja tidak menemui kesulitan untuk melakukan kegiatan penulisan al-qur’an. Karena metode tersebut mengajak penulis untuk mengikuti garis-garis tulisan yang sudah ada. Metode ini memiliki kelebihan yaitu lebih cepat membentuk kemampuan menulis khad arab dalam arti sebenarnya. 

Al-Qur’an Tulis ini sudah mendapat tanda tashih dari lajnah pentashih Al-Qur’an KEMENAG RI No.P.VI./1/TL.O2.1/1078/2011 tanggal 10 Nov 2011 dan

MENULIS AL-QUR'AN DENGAN METODE FOLLOW THE LINE

Menulis Al-Qur'an dengan menggggunakan metode follow the line (mengikuti garis). Dengan metode tersebut diharapkan siapa saja tidak menemui kesulitan untuk melakukan kegiatan penulisan al-qur’an.

Karena metode tersebut hanya mengajak penulis untuk mengikui garis-garis tulisan yang sudah ada. Metode ini memiliki kelebihan yaitu lebih cepat membentuk kemampuan menulis khad arab dalam arti sebenarnya.



JUST FOLLOW THE LINE

Bermakna mari kembali kepada Al Quran dan menjadikannya sebagai sumber dari seluruh aturan semesta alam, kebahagiaan, cinta dan kedamaian (Ikuti saja, maka Al Quran akan memberikan semua solusi atas semua masalah).

Pada saat menggoreskan tinta dan mengikuti garis-garis (ayat-ayat) yang telah ada maka akan muncul kerelaan ‘melepaskan’ semua egoisme, pangkat, kedudukan, jabatan, latar belakang social dan semua ikatan keduniaan untuk bersama merendah, tunduk, tawadu’ istiqomah’ di hadapan Allah. Ikuti saja (Al Quran) maka hidayah dan barokah akan datang!


MENULIS AL-QUR'AN

Ketika belum ditemukan mesin cetak sehingga Al-Qur'an harus ditulis dengan tangan, maka pada saat itu terbentuk "kedekatan emosional" antara subyek (penulis) dengan obyek yang ditulis yaitu Al-Qur'an. Kedekatan emosional macam apa yang terbentuk?

AI-Qur'an adalah kata-kata Allah sehingga memiliki nilai yang tinggi sebagai sebuah kalam. Menuliskan kalimat Allah pasti memiliki kedudukan yang tinggi. Mengapa? Sebab tulisan itu adalah sebuah simbol yang menyimpan maksud; atau "kendaraan" yang

Thursday, June 18, 2015

AL-QUR'AN TULIS METODE FOLLOW THE LINE

Ketika kita sedang membaca, maka indera yang digunakan adalah mata. Namun saat menulis, indera yang dipakai ada dua, yaitu mata dan tangan. Jadi, dengan metode "follow the line", kita diharuskan membaca sekaligus menulis dengan menggunakan pena.

Maka, secara tak langsung kita mengaktifkan "revolusi otak" yang meliputi proses visual, motorik dan kognitif sehingga dapat berkembang dan mampu berpikir secara siklikal.

APA ITU MENULIS AL-QUR'AN FOLLOW THE LINE?

Menulis Al-Qur'an metode follow the line adalah seseorang MENEBALKAN tulisan Al-Qur'an dengan mengikuti GARIS yang tercetak secara transparan pada lembaran sarana menulis Al-Qur'an Iqro' Bil Qolam yang

MAALAM YA'LAM

Fakta yang tak terbantahkan tentang "MAALAM YA'LAM" adalah ketika Al-Qur'an banyak ditulis oleh para Ulama, dunia Islam terbukti berkembang pesat dan muncul berbagai cabang keilmuan baru yang bermanfaat bagi perkembangan IPTEK, telah ditemukan oleh Ulama besar Islam (AL-Khowarizmi, Ibnu Sina, Al-Kindi, Omar Khayyam, dan seterusnya). 

Menulis Al-Qur'an adalah pilihan tepat dan masuk akal untuk memulai budaya baru agar kita kembali mendapatkan petunjuk (ilmu) kebaikan yang sifatnya Spesifik, Rahasia, dan Baru dari Allah. Hanya Allah yang mengajarkan sesuatu yang tidak diketahui oleh hamba-NYA.

Fakta membuktikan bahwa ketika kita membaca ayat-ayat Al-Qur'an, lalu kita menuliskannya, maka Allah SWT. akan memberi kita ilmu yang merupakan jawaban/solusi secara spesifik dari semua permasalahan hidup kita, selama kita "follow the line" dengan yang Allah mau

PENULISAN AL-QUR'AN DENGAN METODE FOLLOW THE LINE

Metode ini dirancang dalam berbagai macam sajian yang harus dikerjakan secara berurutan. Di tingkat paling rendah adalah keharusan untuk bisa membaca huruf arab; tingkat berikutnya adalah menulis; lalu memahami bahasa yang digunakannya; dan pada gilirannya adalah fase dimana seseorang diasah kemampuannya untuk bisa memaknai sehingga sampai pada tingkat “Menemukan Logika”. Dengan demikian, kini seseorang tidak lagi menemui kesulitan dalam proses pengimplementasian isi kandungan Al Qur’an dalam kehidupan.

(GB.1) Bentuk AL-Qur'an sebelum ditulis (ditebalkan) dengan menggunakan pena atau pensil 2B

Metode  follow the line ini, dirancang untuk bisa digunakan  oleh  sebanyak-banyaknya  masyarakat muslim untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Di tingkatan yang paling rendah adalah keharusan untuk bisa membaca huruf Arab, berikutnya adalah menulis, lalu memahami bahasa yang digunakannya, menerjemahkan, hingga memaknai.

Friday, June 12, 2015

MANFAAT MENULIS AL-QUR'AN BIL QOLAM

Manfaat menulis Al-Qur'an adalah untuk Pembentukan Karakter yang Berani, Visioner, Misioner, Teliti, Shidiq dan Amanah. 
 
Berani
Hanya yang berani, yang bersedia menulis Al Qur-an. Berani berbuat, berani melakukan, berani meluangkan, benari berkorban. Hal ini berdampak pada keseharian bahwa ketika mempersiapkan dengan baik dan benar akan berani untuk melakukan kebaikan. 

Visioner
Hidup dibangun di atas Impian. Bukan menunggu Impian, tapi mengejar Impian. Fid dunya Hasanah, Wafil Aakhiroti Khasanah. Terbiasa menulis Al-Quran dengan metode follow the line akan merubah pola pikir beberapa langkah ke depan.

Tuesday, May 19, 2015

GERAKAN WONOGIRI MENGAJI


Fakta membuktikan bahwa ketika kita membaca ayat-ayat Al-Qur'an, lalu kita menuliskannya, maka Allah SWT. akan memberi kita ilmu yang merupakan jawaban/solusi secara specifik dari semua permasalahan hidup kita, selama kita follow the line dengan yang Allah mau (Mengikuti Petunjuk Yang Allah Beri). Begitu juga ketika kita membaca ayat-ayat Allah melalui ciptaan-NYA, lalu kita mencoba melakukannya.

MEMBACA AL QUR'AN ADALAH TUGAS LISAN KITA, tidak benar jika kita wakilkan pada audio player/tape saja, walau itu membantu, tapi